as

28 Aug Tampil Gaya tapi Mengancam Nyawa

as

Jakarta – Menambah atau mengganti aksesori mobil dengan buatan aftermarket sering kali dilakukan pemilik mobil demi meningkatkan kenyamanan atau membuat kendaraan mereka terlihat lebih menarik. Namun, banyak sekali produk aftermarket yang tidak aman dan dapat berakibat fatal.

Dilansir Indianautosblog, setidaknya ada 10 aksesori mobil yang harus dihindari karena alasan keselamatan. Ke-10 aksesori ini disebut bisa mengancam nyawa. Berikut 10 aksesoris mobil yang harus dihindari.

1. Kebanyakan pemilik mobil membeli sarung setir untuk meningkatkan grip dalam mengemudi. Sejumlah orang juga berpendapat bahwa sarung ini dapat membuat tampilan roda kemudi terlihat keren. Cover setir yang tidak pas dibeli dari toko aksesori dapat menyebabkan slip pada roda kemudi dan menyebabkan pengemudi kehilangan kendali.

2. Mengganti karpet mobil original dengan yang dijual di toko aksesori juga sering dilakukan untuk mempercantik interior dan kenyamanan mobil. Membeli karpet non-OEM dapat berbahaya karena tidak dirancang dengan baik pas dengan pedal gas atau pedal rem yang dapat menyebabkan hilangnya kontrol kendaraan. Sementara karpet mobil yang dijual oleh dealer aksesori asli lebih mahal daripada yang non-OEM, mereka dibuat khusus untuk kendaraan tertentu dan merupakan pilihan yang aman.

3. Penggunaan foglamp berwarna kuning digunakan untuk kebutuhan jalan berkabut. Lampu ini bertujuan untuk meningkatkan visibilitas. Tapi dalam kenyataannya, justru dapat mengurangi intensitas headlamp, sehingga berdampak pada fokus dari sinar lampu. Sementara lampu depan bawaan mobil berfungsi efisien di sebagian besar kondisi jalan.

4. Beberapa pemilik mobil melapisi lampu depan dan belakang mobil dengan warna hitam. Hal ini akan memberikan kesan sporty pada sebuah mobil tapi memiliki efek buruk pada pencahayaan. Menghitamkan lampu akan menghilangkan sebagian besar intensitasnya yang akan berisiko untuk pengendara dan pengguna jalan lain.

5. Sangat umum untuk melihat pemilik mobil meletakkan barang kesayangan di rak bagasi. Beberapa pemilik mobil melakukannya untuk membuat kabin mobil terlihat lebih keren, tetapi ini menghalangi pandangan dari kaca spion di dalam mobil. Selain itu, pada pengereman mendadak, benda-benda ini dapat terjatuh atau terlempar yang akan mengganggu konsentrasi pengemudi.

6. Perangkat multimedia khususnya monitor dipasang dari pabrik menghentikan pemutaran video sesaat setelah mobil bergerak. Namun, pemutar video non-OEM yang dipasang di mobil dapat mendukung pemutaran video saat kendaraan sedang berjalan. Memutar video saat mobil sedang bergerak dapat dengan mudah mengalihkan perhatian pengemudi dan mengakibatkan tabrakan fatal.

7. Beberapa pemilik mobil memasang lampu dim terang di lampu depan dan belakang mobil mereka. Lampu ini dapat membuat pengguna jalan lain ‘buta’ sesaat dan menyakitkan mata.

8. Memasang sebagian besar aksesori mobil aftermarket membutuhkan modifikasi pada kabel. Misalnya, memasang sistem suara output tinggi dengan tabung bass dan amplifier atau memasang set lampu headlamp yang kuat membutuhkan kabel tambahan. Instalasi non-OEM dapat menyebabkan pemanasan yang berlebihan yang bisa berujung pada kebakaran.

9. Knob setir cukup populer, tapi ini sangat berbahaya. Kualitas knob kemudi aftermarket sangat dipertanyakan. Knob ini berpotensi patah saat digunakan, yang dapat menyebabkan gerakan tak terkendali pada setir.

10. Sabuk pengaman adalah fitur terpenting dalam mobil. Mereka adalah penyelamat terbesar tetapi memasang aksesori aftermarket pada sabuk pengaman berisiko tinggi. Menggunakan kait sabuk pengaman non-OEM atau aksesori dekoratif dapat memiliki efek buruk pada kinerjanya. (rgr/ddn)